Viral Sepasang Pacar Hanya Tahan 15 Menit Ngamar di Hotel Niagara Malang




KONTEN trending di TikTok bertopik seram, yaitu sepasang pacar lari terbirit-birit ketakutan tinggalkan Hotel Niagara, yang ingin mereka untuk jadikan tempat menginap di teritori Malang, Jawa Timur.


Dari video uploadnya di TikTok, si pemakai yang namanya account @fmpeg membagi tujuh posting sekalian mengenai pengalaman menakutkan yang ia alami di hotel kuno bertarif Rp120.000 per malam pada Selasa (23/3/2021).


Dalam videonya, wanita itu merekam situasi kamar yang ditempatinya di Hotel Niagara dan akui cuman bertahan sepanjang 15 menit saja dalam kamar di hotel tua itu.


"Hotel horror di malang, gak tahan lebih dari 15 menit," tulisnya dalam caption.


Dia bersama kekasihnya putuskan bermalam di hotel murah itu dalam rencana perjalanannya ke Gunung Bromo pada pagi hari, waktu itu mereka berpikir cuman ingin pejamkan mata satu atau dua jam untuk istirahat.


Sekalian ketarik di hotel tua itu karena ingin rasakan situasi zaman dulu dan wujud bangunannya yang vintage atau tua, membuat ke-2 nya selanjutnya sewa lewat program reservasi hotel.


Sesudah cek in, resepsionis hotel selanjutnya tempatkan mereka di lantai tiga hotel dengan status kamar paling sudut.


Di situ tidak ada satu juga tamu, karyawan hotel kelihatan cuman dua, yaitu seorang PKL di resepsionist dan petugas keamanan yang berjaga di luar.


"Kita ditaruh di lantai tiga, teratas, paling sudut, karena staff hotelnya ngomong semua kamar penuh, walau sebenarnya saat kami saksikan situasi dalam hotelnya sepi, parkirnya sepi," ucapnya seperti diambil Okezone dari account TikTok @fmpeg, Kamis (25/3/2021).




"Di luar cuman ada satu satpam, dalam cuman ada satu pegawai. Periode hotel sebesar itu, dan ucapnya penuh, pegawainya hanya dua?" sambungnya.


Cerita-kisah seram menakutkan mulai terjadi, seperti pintu kamar diketok, tetapi tidak ada orang di luar. Kebenaran kekasihnya yang buka pintu, sepintas kelihatan bayang-bayang hitam setinggi pintu terlihat masuk di dalam kamar.


Lalu ada fenomena di kamar yakni semua jendela dan pintu ikatan sudah di tutup tetap dengan di paku hingga tidak dapat dibuka, kecuali pintu masuk. Keadaan ini pasti membuat ke-2 nya bergidik.


"Semua jendela seperti dipaku agar tidak dapat dibuka. Di kamar kami ada juga pintu ikatan ke kamar lain, kelihatan dipaku, tetapi sisi bawahnya seperti sisa usaha dibuka paksa," paparnya.


Tidak lebih satu jam ada di hotel itu, pasangan itu langsung membenahi barang tentengannya dan segera berpindah hotel.


Ke-2 nya lalu bawa tas bawaan mereka telusuri anak-anak tangga. Saat turun tangga ke arah lobi hotel, @fmpeg masih menunjukkan beberapa sudut bangunan hotel yang menurut dia aneh.


"Kami ditaruh di lantai tiga karena ucapnya lantai satu dan dua penuh, tetapi ini sepi saja. Sebagai bangunan kuno, catnya tetap terlindungi, bahkan juga tak ada debu benar-benar," katanya.


Walau sempat pernah minta berpindah kamar ke lantai satu, tetapi karyawan di tempat menjelaskan jika kamar hotel sekarang ini full booked. Keadaan ini cukup kontras dengan lingkungan hotel yang sunyi dan sepi.


"Tetapi rasanya kaya ramai, dan banyak yang liatin gue," katanya.


Berkenaan penyeleksian hotel, dia menjawab pertanyan warganet jika Hotel Niagara sebagai hotel murah dengan peringkat dan pembahasan bagus di internet. Karena itu dia tidak berpikiran 2x saat memesan.


"Sesungguhnya hotelnya bagus, arsitekturnya vintage getho, jika kekasih saya tidak merasa ketakutan kemungkinan saya ngotot saja menginap di sana. Ini kondisinya kami berdua berasa takut, langsung jadi berpindah hotel," ujarnya.


Sebagai info, Hotel Niagara atau RedDoorz @ Lawang ialah sebuah hotel bintang 1 bertingkat 5 yang berada di wilayah Lawang, Kabupaten Malang. Hotel ini dibuka tahun 1890an.


Pada waktu itu, Lawang dikenali udaranya yang sejuk karena panorama alam sekelilingnya yang demikian cantik dan asri. Sebelumnya gedung ini digunakan sebagai villa punya keluarga Liem Sian Joe, di desain dengan seorang arsitek terkenal dari Brasil, Mr. Fritz Joseph Pinedo.


Perancangan arsitek bangunan ini sebagai kombinasi arsitek berpenampilan Brasil, Belanda, Tiongkok dan Victoria. Gedung dengan tinggi capai 35 mtr. dengan 5 lantai ini dibuat sepanjang lebih kurang 15 tahun, dan dituntaskan di akhir era ke 19 dan jadi bangunan paling tinggi di Asia pada saat itu.




Lihat Berita Dibawah dan Dapatkan Hadiah Menarik

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel