Parah.....Ibu dan 2 Anak Kandung Sering Bercocok tanam




Seperti Berikut Muka Ibu dan 2 Anaknya yang Bunuh Bocah 5 Tahun, Lantas Terkait Intim Ada ke khalayak, tersingkap beberapa foto gantengg ibu dan anak aktor pembunuhan sadis di Sukabumi Ibu dan anak kerjakan sex menyelimpang


X TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Mengagetkan. Seorang ibu dan dua anak lelakinya di Sukabumi, Jawa Barat, lakukan pembunuhan sadis pada NP, bocah wanita umur 5 tahun.


Kejamnya, saat sebelum bocah wanita umur 5 tahun dicekik sampai meninggal, dua anak lelaki itu memerkosa NP. Tidak cuman sampai di sana, Yuyu alias SR (35), bukanlah larang tindakan biadab, memerkosa NP, justru turut mengaiaya bocah wanita umur 5 tahun itu.


Kelar lakukan pembunuhan sadis beramai-ramai anak dan ibu kandungan ke anak tiri di Sukabumi itu, anak dan ibu kandungan itu lakukan jalinan intim.


Sikap menyelimpang jalinan intim inses anak dan ibu kandungan itu dilaksanakan di muka mayat NP.



Sesudah Polres Sukabumi mendatangkan anak dan ibu kandungan aktor pembunuhan sadis, tersingkap gantenggnya.


Berikut beberapa foto anak dan ibu kandungan yang lakukan pembunuhan sadis dan lakukan jalinan intim di muka mayat.


Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi bersama tiga terdakwa kasus pembunuhan bocah wanita NP di Polres Sukabumi, Selasa (25/9/2019). (Tribune Jawa barat/Ferri Amiril Mukminin) Ke-3 aktor pembunuhan sadis bocah wanita umur 5 tahun itu selalu tundukkan muka.


Mereka malu atas pebuatannya.


Polisi akan datangkan ahli seksologi berkaitan sikap sex menyelimpang beberapa terdakwa yang sedarah, ibu dan anak, di Sukabumi. Mereka sekalian sebagai terdakwa pembunuhan sadis pada bocah wanita di Sukabumi. (Spesial) Sikap menyelimpang jalinan sedarah anak dan ibu kandungan itu rupanya telah dilaksanakan berkali-kali.


Pemicunya, ke-2 anak lelaki Yuyu itu berimajinasi sesudah umumnya melihat video porno di hp.


Tiga terdakwa pembunuhan sadis bocah 5 tahun di Sukabumi. Dua anak dan ibu itu rupanya terlatih kerjakan jalinan intim (inses). (Kompas.com) Karena Video Porno


Tragedi pembunuhan sadis pada bocah wanita umur 5 tahun di Sukabumi, ungkap cerita mengagetkan sikap dua lelaki kakak tiri korban.


Sikap mengagetkan itu, jalinan sedarah anak dengan ibu kandungan.

Dua lelaki kakak tiri korban, RG umur 16 tahun dan RS berumur 14 tahun, merudapaksa NP, adik tiri mereka saat sebelum mencekik sampai meninggal.


Dari kasus pembunuhan sadis itu, tersingkap bukti rupanya RG dan RS telah terlatih lakukan jalinan intim atau jalinan tubuh.


Saat sebelum melepaskan gairah bejarnya, dijumpai RG dan RS telah berkali-kali lakukan jalinan intim atau jalinan tubuh dengan ibunya, Yuyu alias SR (35).


Tindakan inces atau jalinan sedarah itu terus belanjut.


Tindakan jalinan intim itu dilaksanakan dua remaja itu dengan ibunya alias inses sesudah membunuh NP, alias pebuatan biadab itu dilaksanakan di muka mayat.


Terakhir dijumpai jalinan sedarah anak dengan ibu kandungan karena RG dan RS sering melihat video porno.


Imbas jeleknya, ke-2 nya sering berimajinasi dan memikirkan lakukan jalinan intim


Anehnya, Yuyu sebagai ibu kandungan mereka bukanlah arahkan ke jalan yang bagus, justru layani kemauan terkait tubuh.


Urutan Pembunuhan Sadis di Sukabumi


Seorang bocah 5 tahun, NP, dihanyutkan di Sungai Cimandiri, Sukabumi.


Dia diketemukan meninggal mengenaskan oleh masyarakat yang cari ikan di sungai itu.


Bocah wanita itu dijumpai tinggal bersama ibu dan dua kakak angkatnya.


Tetapi, sejauh ini NP diberlakukan secara sadis dan tidak bermoral.


Dia sering dirudapaksa ke-2 kakak angkatnya yang remaja. Sampai pada akhirnya wafat pada tangan keluarga angkatnya.


Berdasar urutannya yang diproses dari reporter Tribunejabar.id dan Kompas.com, peristiwa celaka itu terjadi pada Minggu (22/9/2019).


Saat itu, si bocah baru usai mandi.


Pada kondisi belum kenakan pakaian, si bocah langsung digeret kakak angkatnya, RS yang berumur 14 tahun.


RS dijumpai masih duduk di kursi SMP, kelas 7.


Sesudah dirudapaksa RS, kakak angkat yang lain berumur 16 tahun juga turut berlaga.


RG merudapaksa adik angkatnya sesudah adik kandungnya keluar.


Tindakan RG juga kedapatan oleh ibu kandungnya, SR.


RG yang ketahuan juga dimarahin oleh ibunya.


"Saat lakukan persetubuhan, ibu terdakwa yang namanya SR tiba dan membentak terdakwa RS," kata Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi.


Tetapi, RG tidak menggubris pengucapan ibunya dan mencekik korban.


Selanjutnya, si ibu malah bertindak tidak tersangka.


Dia justru turut mencekik korban.


"Karena (RG) tidak terima peringatan ibunya, RS melepaskan amarah pada korban dengan mencekiknya


Nyawa korban juga melayang-layang karena cekikan itu.


Sesudah membunuh, ibu dan anak kandungan itu justru melakukan hubungan intim di dekat korban yang telah wafat.


"Sesudah korban dicekik, ibu dan anak kandungnya ini lakukan jalinan intim di dekat korban," tutur Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi.


Selanjutnya, ibu dan dua anak kandungnya itu menghanyutkan korban di Sungai Cimandiri.


Dijumpai, Sungai Cimandiri itu terletak dekat dari rumah aktor.


Rumah korban ada di Situmekar, Lembursitu, Sukabumi.


Sekitaran jam 13.00 WIB, jasad korban juga diketemukan di teritori Wangunreja, Nyalindung, Sukabumi.


Nuji, Nanay, dan Mumung mendapati jasad bocah yang terlibat antara batu-batuan Sungai Cimandiri.


Mereka juga segera menyampaikannya pada polisi.


Hasil otopsi, korban banyak alami cedera.


Dimulai dari cedera bengkak melingkar di leher sampai lidah patah.


Disamping itu, ada juga cedera pada organ intim.


Karena tindakannya, sekeluarga yang terbagi dalam ibu dan dua anak itu mereka diputuskan sebagai terdakwa.


Dia dijaring Pasal 80 ayat 3, pasal 81 dan pasal 82 UURI No. 35 Tahun 2014 mengenai pengubahan atas UURI No. 23 Tahun 2002 mengenai pelindungan anak, dengan sanksi hukuman 15 (lima belas) tahun penjara.


Ibu dan Anak Kandungan Kerap Jalinan Intim


Tersingkap ibu pembunuh yang membabat bocah angkat di Sukabumi, SR (35) rupanya sering melakukan hubungan intim dengan anaknya.


Sikap menyelimpang ini dilaksanakan karena sering menontom video cabul.


Ini membuat beberapa anak remaja itu malah lakukan jalinan intim dengan ibu kandungan.


"Kerap melihat video porno dari telephone genggamnya. Ke-2 nya berhalunisasi lalu melepaskan dengan ibu kandungan," tutur Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi sama seperti yang termuat Kompas.com.


Si ibu asal Sukabumi itu rupanya tidak larang tindakan jelek anaknya.


Dia justru layani saat ke-2 anaknya ingin melakukan hubungan intim.


"Ibunya ini bukanlah larang, justru melayani," ucapnya.


RS dijumpai sering melakukan dengan satu demi satu anaknya.


Tetapi, dia disebutkan juga pernah lakukan jalinan intim secara bertepatan dengan 2 anaknya.


Umumnya ibu di Sukabumi itu melakukan hubungan intim dengan anaknya saat si suami ada di luar rumah.


Tersingkap juga, anak remaja itu juga jadikan adik angkatnya yang bocah 5 tahun, NP sebagai target.


"Tidak hanya ke ibunya, ke-2 aktor ini ke adik angkatnya," kata Kapolres Sukabumi.


Belum ada Komentar untuk " Parah.....Ibu dan 2 Anak Kandung Sering Bercocok tanam"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel