Menang Banyak! Kecuali THR, Upah ke-13 PNS Akan Cair Juni 2021



Jakarta - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati pastikan, upah ke-13 untuk PNS, TNI dan Polri akan mencari pada Juni 2021 kedepan. Pemberian upah ke-13 ini bersamaan dengan terbitnya Ketentuan Pemerintahan Nomor 36 Tahun 2021.


"Kecuali sokongan hari raya pemerintahan akan memberi upah ke-13 atau bulan ke-13 yang kelak penerapan akan dikerjakan di bulan Juni 2021," terangnya dalam pertemuan jurnalis, Kamis (29/4).


Ia menjelaskan, besaran upah ke-13 untuk PNS, TNI, Polri tahun ini ialah sebesar upah dasar dan sokongan menempel. Dengan begitu, semua ASN dan Polri di wilayah diinginkan dapat konsentrasi melaksaakan pekerjaan dan jaga Indonesia yang dalam masalah ini sejumlah besar belum sembuh dari keadaan Covid-19.


Awalnya, pemerintahan memberi Sokongan Hari Raya (THR) untuk ASN, TNI dan Polri. Di mana pendistribusiannya dilaksanakan diawali pada masa H-10 s/d H-5 saat sebelum Idul Fitri.


Adapun keseluruhan bujet THR tahun ini banyaknya capai sejumlah Rp30,8 triliun. Jumlah ini terdiri untuk Kementerian dan Instansi ASN, TNI, Polri, dengan dipa Rp7 triliun, untuk ASN wilayah atau PNS wilayah dan PPPK didistribusikan bujet sejumlah Rp14,8 triliun, dan untuk beberapa pensiunan didistribusikan sejumlah Rp9 triliun.


"THR yang dibayar di tahun ini ialah diberi sebesar upah dasar dan sokongan menempel," tutur Sri Mulyani.


Berita bahagia untuk beberapa karyawan negeri sipil (PNS), TNI-Polri, petinggi negara, pensiunan, yang menerima pensiun, dan yang menerima sokongan. Presiden Joko Widodo atau Jokowi pastikan beberapa aparat sipil negara (ASN) itu akan memperoleh sokongan hari raya (THR) mulai 10 hari kerja saat sebelum Hari Raya Idul Fitri.


"THR ini akan dibayar mulai 10 hari kerja saat sebelum Hari Raya Idul Fitri," kata Jokowi saat memberi info jurnalis di Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (29/4/2021).


Kecuali THR, PNS dan beberapa ASN ini akan memperoleh upah ke-13. Gagasannya, upah ke-13 ini akan dicairkan mendekati tahun tuntunan baru sekolah.


"Dan untuk upah ke-13 akan dibayar mendekati tahun tuntunan baru anak sekolah," tutur Jokowi saat memberi info jurnalis di Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (29/4/2021).


Ia menjelaskan, Ketentuan Pemerintahan (PP) mengenai pemberian THR dan Upah ke-13 itu sudah ditandatangani pada Rabu, 28 April 2021. Jokowi menerangkan pemberian THR ini sebagai salah satunya usaha pemerintahan untuk tingkatkan konsumsi dan daya membeli warga.


Pemerintahan, katanya, ingin supaya pemberian THR menjadi daya angkat ekonomi nasional. Dengan demikian, perbaikan perekonomian nasional di tengah-tengah wabah Covid-19 dapat cepat dilaksanakan.


"Hari Raya Idul Fitri diaharapkan jadi salah satunya momen untuk menggerakkan perkembangan konsumsi warga yang kita harap ini dapat selekasnya dinaikkan perkembangan ekonomi kita," terang Jokowi.


Pencairan Sokongan Hari Raya (THR) dapat menggerakkan perkembangan ekonomi sampai 1 %. Argumennya, dana dari THR yang diserahkan ke pegawai diprediksi capai Rp 150 triliun.


"Berkaitan dengan aktivitas menjelang Lebaran ada yang didorong pemerintahan pergerakan ekonomi dengan pembayaran THR," tutur Menteri Koordinator Sektor Ekonomi Airlangga Hartarto, dalam pertemuan jurnalis lewat cara online, Jakarta, Jumat (23/4/2021).


"THR dapat mengungkit 1 % PDB, karena pembayaran THR keseluruhannya baik dari bidang tenaga kerja, atau ASN, TNI, POLRI banyaknya dekati Rp 150 triliun atau 1 % daripada dana yang bakal tersebar di khalayak," tambahnya.


Karena ada peredaran uang itu, karena itu konsumsi warga bertambah cepat pada April 2021. Keadaan ini terjadi walau Indonesia masih juga dalam step rekondisi dari imbas Wabah Covid-19.


Berdasar Big Data Bank sampai April 2021 paling akhir, perkembangan berbelanja warga capai 32,48 %. Tumbuh tinggi dari keadaan Februari 2021 yang di range zone netral atau 0 %.


"Kelihatan dari big data bank terjadi peningkatan lumayan besar di April 32,48 % ini searah dengan index kepercayaan customer," terang Airlangga.


Kenaikan konsumsi warga ini karena peraturan stimulan yang sudah digulirkan pemerintahan semenjak awalnya tahun. Salah satunya, peraturan Pajak Pemasaran atas Barang Eksklusif (PPnBM) dijamin pemerintahan (DTP) untuk otomotif dan property.


"Dan ini sebagai akibatnya karena pemerintahan memberi PPnBM untuk yang industri otomotif atau DTP property," pungkas Airlangga.

Belum ada Komentar untuk " Menang Banyak! Kecuali THR, Upah ke-13 PNS Akan Cair Juni 2021"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel