Biarawan yang Diduga Mengauli Anak-anak Panti ,Polres Lanjutkan Kasus ke Pengadilan




 

Polres Depok kembali mengecek LLN alias Bruder Angelo, seorang biarawan gereja yang pada 2019 lalu pernah disampaikan atas sangkaan pencabulan pada beberapa anak panti bimbingan Kencana Bejana Rohani di Depok.

Penasihat hukum korban, Ermelina Singereta, menghargai perlakuan polisi yang mengecek Bruder Angelo dan akan lakukan penahanan.

"Kami mengharap dan minta kepolisian tidak bergerak lambat dalam mengolah kasus ini dan menanti ada tekanan khalayak untuk mengolah dan tangani kasus ini secara baik dan cepat," kata Ermelina dalam penjelasannya.

Simak juga: Polres Depok Dipaksa Selesaikan Kasus Penghinaan Anak oleh Biarawan


"Kami minta ke kepolisian untuk selalu menjaga kasus ini sampai arsip kasus dipastikan P-21 oleh kejaksaan," dia menambah.

Sebagai info, pada 2019 lalu, Polres Depok sempat pernah lakukan penahanan pada Bruder Angelo yang saat itu sudah dengan status terdakwa.

Bruder Angelo sempat pernah ditahan 3 bulan di penjara, tetapi berbuntut bebas karena polisi tidak berhasil mendapati dua alat bukti yang cukup. Dia pada akhirnya bebas sesudah periode penahanannya habis.

Simak juga: Biarawan Tersangka Penghinaan Masih Bebas Berkeliaran di tengah Beberapa anak Dampak Lambatnya Pengatasan Kasus...

Lanjutan kasus Bruder Angelo sebenarnya tidak langsung luruh karena dianya bebas. Tetapi, kasus ini macet karena korban tidak bisa memberi penjelasannya kembali, dengan argumen ada yang pulang daerah, tidak bisa dikontak, dan sulit ditemukan.

Berdasar hal itu, karena itu pada September 2020, khalayak menekan Polres Depok untuk kembali membuka kasus ini. Karena bermacam alasan, karena itu ada saran untuk bikin laporan baru kembali dengan korban yang lain.

Pada 7 September 2020, team kuasa hukum mengikuti pelapor untuk bikin laporan baru atas kasus ini ke Polres Depok dengan laporan nomor LP/2096/K/IX/2020/PMJ/Restro Depok.

Simak juga: Anak Panti Bimbingan yang Digagahi Biarawan di Depok Diperhitungkan Lebih dari 3 Orang

Penasihat hukum lain dari beberapa korban Bruder Angelo, Judianto Simanjuntak, menekan polisi agar tidak bisa bermain pada kasus ini. Karena, banyak beberapa anak sebagai korban dari kejadian hukum ini.

"Kami minta kepolisian untuk selalu lakukan penahanan pada terdakwa supaya aktor tidak kabur atau larikan diri dari tanggung jawab hukum," kata Judianto dalam info yang serupa.

"Kami tidak mau kasus yang lama akan terulang lagi. Ini dilaksanakan ingat beberapa korban yang memerlukan keadilan hukum atas kejadian yang dirasakan oleh beberapa korban," katanya.

Judianto menambah, kasus ini sudah disampaikan ke bermacam instansi negara, terhitung salah satunya Kementerian Pendayagunaan Wanita dan Pelindungan Anak dan ke Komisi III dan VIII DPR-RI.


Belum ada Komentar untuk " Biarawan yang Diduga Mengauli Anak-anak Panti ,Polres Lanjutkan Kasus ke Pengadilan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel