Tak Disangka. 9 Pekerjaan Ini Rupanya Mengganggu Kesehatan Paru-Paru. Nomor 4 Pemicu Kanker!

Klik Salah Satu gambar Di Bawah Postingan
Untuk MeLihat Video Hot nya



Paru-paru anda bekerja sangat keras, sebagian besar orang dewasa bernapas lebih dari 20.000 kali per hari.

Dilansir tribunpekanbaru.com dari dokter.id, bahan-bahan kimia, kuman, asap rokok, kotoran, serat, debu, dan bahkan hal-hal yang anda pikir tidak berbahaya ternyata dapat menyebabkan kerusakan pada saluran pernapasan dan membahayakan paru-paru anda.

Pajanan yang berasal dari pekerjaan dan lingkungan anda dapat menyebabkan jaringan parut atau fibrosis, asma, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), infeksi, dan bahkan kanker. 

Perbaikan ventilasi, penggunaan alat perlindungan diri (masker), perubahan cara kerja, dan mempelajari hal-hal yang berbahaya tersebut dapat membantu anda mengurangi resiko terkena penyakit paru karena pekerjaan anda.

Berikut 9 pekerjaan yang mengganggu kesehatan paru-paru:

1. Bartender dan Pelayan

Telah diketahui bahwa perokok pasif merupakan salah satu resiko kanker paru.

Bartender dan pelayan adalah contoh pekerjaan yang banyak sekali terpapar oleh asap rokok dan menyebabkan anda menjadi perokok pasif setiap harinya.

2. Pembantu Rumah Tangga dan Cleaning Service

Pernahkah anda merasa sesak napas atau terbatuk-batuk saat anda sedang membersihkan kamar mandi dengan cairan pembersih di rumah anda?

Hal ini disebabkan oleh bahan kimia yang terdapat di dalam cairan pembersih mengandung bahan yang tidak hanya bereaksi dengan kotoran, tetapi juga bereaksi dengan sel-sel paru anda.

Reaksi berbahaya ini bahkan dapat menyebabkan gangguan pernapasan kronik (asma) dan alergi. Oleh karena itu, bukalah pintu kamar mandi saat anda sedang membersihkannya, sehingga sirkulasi udara menjadi lebih baik.

 3. Pelayan Kesehatan

Para pelayan kesehatan seperti dokter, perawat, dan orang-orang yang bekerja di rumah sakit, klinik, atau rumah merupakan orang-orang dengan resiko tinggi terkena penyakit paru-paru.

Sebagian besar penyakit paru ditularkan melalui udara, oleh karena itu, makin sering anda berkontak dengan penderita penyakit paru, maka makin tinggi resiko anda juga terkena penyakit paru tersebut.

Tindakan pencegahan seperti pemberian vaksinasi flu, pengunaan masker dan sarung tangan dapat membantu anda mencegah penularan penyakit paru ini.

4. Pegawai Salon

Tahukah anda bahwa obat pelurus rambut anda mengandung zat karsinogenik?

Formaldehida yang terdapat di dalam obat pelurus rambut merupakan zat karsinogenik, suatu zat yang dapat memicu terjadinya kanker.

Selain itu, formaldehida juga dapat menyebabkan iritasi pada mata, hidung, tenggorokan, dan paru-paru anda.

5. Buruh Pabrik

Para buruh seringkali terpapar oleh berbagai jenis bahan berbahaya selama bekerja, seperti logam, silika, atau pasir halus. Berbagai bahan berbahaya ini bila terhirup dan masuk ke dalam paru-paru anda, dapat menyebabkan terbentuknya jaringan parut pada paru-paru anda, serta meningkatkan resiko terkena kanker paru.

Pemakaian masker dan perbaikan ventilasi di tempat anda bekerja dapat membantu mencegah terhirupnya bahan-bahan tersebut.

6. Pekerja Konstruksi

Orang-orang yang bekerja menghancurkan bangunan atau merenovasi bangunan dapat terpapar dengan asbes yang digunakan untuk melapisi pipa-pipa atau pada lantai. Bahkan pajanan yang sedikit saja dapat menyebabkan berbagai penyakit paru, salah satunya adalah mesothelioma yang merupakan salah satu bentuk dari kanker paru. Pajanan terhadap asbes juga dapat meningkatkan resiko kanker paru dan juga dapat menyebabkan asbestosis atau menyebabkan terbentuknya jaringan parut pada paru.

7. Petani dan Peternak

Pneumonitis hipersensitivitas adalah penyakit paru yang jarang terjadi, yang dapat disebabkan oleh paparan berkepanjangan dari gandum atau jerami yang terinfeksi jamur. Penyakit ini dapat menyebabkan peradangan kantong udara (alveolus) di paru dan terbentuknya jaringan parut.

Gandum yang disimpan di tempat penyimpanan yang terbuat dari logam dapat ditumbuhi dengan jamur.

Jika debu dari gandum ini terhirup maka dapat menyebabkan demam, menggigil, dan gejala-gejala lainnya yang menyerupai flu yang disebut dengan organic dust toxic syndrome. Para petani juga seringkali mengeluh batuk dan dada terasa berat.

Selain itu, orang-orang yang bekerja di peternakan ayam dan babi kadang-kadang dapat menderita sesak seperti asma. Debu dan kadar ammonia yang tinggi adalah salah satu faktor resikonya. Oleh karena itu, jagalah agar gandum tidak lembab, ventilasi adekuat, dan gunakan alat perlindungan diri seperti masker.

 8. Pemadam Kebakaran

Saat memadamkan api, para pemadam kebakaran tidak hanya terpajan oleh api, tetapi juga oleh berbagai material lainnya, termasuk plastik yang terbakar dan bahan-bahan kimia lainnya.

Pemadam kebakaran dapat mengurangi resiko terkena penyakit paru dengan menggunakan "self contained breathing apparatus" (SCBAs). Alat ini juga sebaiknya digunakan saat pembersihan tempat yang terbakar tersebut.

9. Pekerja Tambang

Para penambang beresiko terhadap banyak penyakit paru, mulai dari bronkitis sampai pneumoconiosis atau biasa disebut "black lung".

Hal ini merupakan suatu kondisi kronis yang disebabkan oleh menghirup debu batu bara dalam waktu lama.

Debu batu bara ini kemudian mengendap di dalam paru-paru dan menyebabkan pengerasan paru-paru sehingga menjadi sulit bernapas.

Pajanan ini menyebabkan fibrosis progresif menyeluruh dan dapat menyebabkan kematian. Penggunaan alat perlindungan diri berupa masker merupakan salah satu cara pencegahan terbaik.

Editor: Muhammad Ridho

Belum ada Komentar untuk "Tak Disangka. 9 Pekerjaan Ini Rupanya Mengganggu Kesehatan Paru-Paru. Nomor 4 Pemicu Kanker!"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel